Post Icon

jurnal analisis bab 2


BAB II

2.1  kajian teori

2.1.1 Pengertian Biaya
Pengertian biaya menurut Mulyadi (1993:8) adalah :
Pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau yang kemungkinan akan terjadi untuk tujuan tertentu.
Peng
ertian biaya menurut Adolf Matz dan Milton Usry (1994:410) adalah:
Sebagai suatu nilai tukar, prasyarat pengorbanan yang dilakukan guna memperoleh manfaat.
Pengertian biaya menurut Supriyono (1999:16) adalah :
Harga perolehan yang dikorbankan atau digunakan dalam rangka memperoleh penghasilan (revenues) dan akan dipakai sebagai pengurang penghasilan.
Pengrtian biaya menurut Harnanto (1992:24) adalah :
Jumlah uang yang dinyatakan dari sumber-sumber (ekonomi) yang dikorbankan (terjadi dan akan terjadi) untuk mendapatkan sesuatu atau mencapai tujuan tertentu.
Ada 4 unsur pokok dalam definisi biaya tersebut yaitu :
1.      Biaya merupakan pengorbanan sumber ekonomi.
2.       Diukur dalam satuan uang.
3.      Yang telah terjadi atau yang secara potensial akan terjadi.
4.      Pengorbanan tersebut untuk tujuan tertentu.
Jadi biaya merupakan bagian dari harga pokok yang dikorbankan didalam usaha untuk memperoleh penghasilan yang diukur dalam satuan uang untuk mendapatkan sesuatu atau tujuan dan manfat .
2.1.2 Pengertian Biaya Produksi

Menurut Mulyadi (1993:14) pengertian biaya produksi adalah :
Merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual.
Menurut Supriyono (1999:19) pengertian biaya produksi adalah :
Semua yang berhubungan dengan fungsi produksi atau kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk selesai. Biaya produksi dapat digolongkan kedalam biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik.
Menurut Harnanto (1992:30) pengertian biaya produksi adalah :
Biaya-biaya yang dianggap melekat dan membentuk harga pokok produk yang dibuat atau dibeli untuk dijual kembali.
            Jadi biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membuat produk menjadi produk jadi yang akhirnya siap untuk dijual.

2.2 Pengertian Harga Pokok Produksi

Menurut Mulyadi (1993:10) pengertian harga pokok produksi adalah :
Pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi untuk memperoleh aktiva atau penghasilan.
Menurut M.P. Simangunsong (1993 :1) pengertian harga pokok adalah :
Pengorbanan sumber ekonomi diukur dengan uang yang telah terjadi untuk memperoleh aktiva atau secara tidak langsung untuk memperoleh penghasilan.
            Jadi dapat dikatakan harga pokok produksi adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan yang telah terjadi untuk memperoleh aktiva atau penghasilan.

2.3 Metode Pengumpulan Harga Pokok Produksi
            Dalam pemubuatan produk terdapat dua kelompok biaya, yaitu biaya produksi dan biaya nonproduksi. Biaya produksi merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam pengolahan bahan baku menjadi produk, sedangkan biaya nonproduksi merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan nonproduksi, seperti kegiatan pemasaran dan kegiatan administrasi dan umum.
            Biaya produksi membentuk harga pokok produksi, yang digunakan untuk menghitung harga pokok produk jadi dan harga pokok produk yang pada akhir periode akuntansi masih dalam proses. Biaya nonproduksi ditambahkan pada harga pokok produksi untuk menghitung total harga pokok produk.
            Pengumpulan harga pokok produksisangat ditentukan oleh cara produksi secara garis besar, cara memproduksiproduk dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu produk atas dasar pesanan dan produk atas dasar massa/proses. (Mulyadi:1993:17)
1.      Metode Harga Pokok Pesanan
Metode harga pokok pesanan, yaitu metode pengumpulan biaya produksi yang diterapkan pada perusahaan yang menghasilkan produk atas dasar pesanan.  (Mardiasmo:1994:27)
Perusahaan yang memproduksi berdasar pesanan, mengumpulkan harga pokok produksinya dengan menggunakan metode harga pokok pesanan (Job order cost method). Dalam metode ini biaya-biaya produksinya dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksinya persatuan produk yang dihasilkan untuk memenuhi pesanan tersebut dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan. Metode pengumpulan biaya produksi dengan metode harga pokok pesanan yang digunakan dalam perusahaan yang produksinya berdasarkan pesanan memiliki karakteristik sebagai berikut :
a.      Perusahaan memproduksi berbagai macam produk sesuai dengan spesifikasi pesanan dan setiap jenis produk perlu dihitung harga pokok produksinya secara individual.
b.      Biaya produksi harus digolongkan berdasarkan hubungannya dengan produk menjadi dua kelompok yaitu biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung.
c.       Biaya produksi langsung terdiri dari biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung, sedangkan biaya produksi tidak langsung disebut dengan istilah biaya overhead pabrik.
d.      Biaya produksi langsung diperhitungkan sebagai harga pokok produksi pesanan tertentu berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi, sedangkan biaya overhead pabrik diperhitungkan kedalam harga pokok pesanan berdasarkan tarif yang ditentukan dimuka.
e.      Harga pokok produksi perunit dihitung pada saat pesanan selesai diproduksi dengan cara membagi jumlah biaya  produksi yang dikeluarkan untuk pesanan tersebut dengan jumlah unit produk yang dihasilkan dalam pesanan yang bersangkutan. (Mulyadi:1993:41)
2.      Metode Harga Pokok Proses
Metode harga pokok proses adalah metode pengumpulan biaya produksi melalui departemen produksi atau pusat pertanggung jawaban biaya, yang umumnya diterapkan pada perusahaan yang menghasilkan produk secara massa. (Mardiasmo:1994:90) 
Perusahaan yang memproduksi berdasar proses, mengumpulkan harga pokok produksi dengan menggunakan metode harga pokok proses (Process cost method). Dalam metode ini biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk periode tertentudan harga pokok produksi persatuanproduk yang dihasilkan dalam periode tersebut dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk periode tersebut dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang bersangkutan. Metode pengumpulan biaya produksi ditentukan oleh karakteristik proses produk perusahaan. Dalam perusahaan yang berproduksi massa, karakteristik produksinya adalah sebagai berikut :
a.      Proses produksi bersifat terus-menerus dan produk yang dihasilkan merupakan produk massa yang bersifat standar.
b.      Biaya produksi dikumpulkan dan dicatat dalam setiap departemen produksi yang ada, untuk jangka waktu tertentu (umumnya satu bulan).
c.       Harga pokok produk dihitung pada akhir periode tertentu.

2.2  penelitian terdahulu

1.    pengarang : Etti Koesumawati 20200657

kesimpulan sementara :

Pada penulisan ini diuraikan bahwa perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan melakukan perhitungan harga pokok pesanan untuk menentukan harga jual. Penulisan ini untuk mengetahui besarnya harga pokok produksi dan penentuan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan.                     Dalam penulisan ini, metode yang digunakan dalam perhitungan harga pokok pesanan adalah yang diterapkan oleh perusahaan yang selanjutnya akan dibandingkan dengan metode full costing dalam penentuan harga jual dan dari hasil perhitungan tersebut akan diketahui mana yang akan lebih menguntungkan dalam penentuan harga jual, sehingga akan diketahui laba yang akan diperoleh.
            Perusahaan sebaiknya menggunakan pendekatan full costing dalam penentuan harga pokok produksinya karena perhitungan harga pokok produksi pesanan dengan menggunkan metode full costing lebih akurat dibandingkan dengan metode harga pokok pesanan menurut perusahaan.


2.    Pengarang : Priska Peronika, 21299465

Kesimpulan sementara :
Untuk mengambil harga pokok pesanan dan harga jual suatu perusahaan hendaklah terlebih dahulu merencanakan dengan matang untuk apa harga pokok pesanan tersebut. Sehingga diketahui kesempatan dimasa depan dengan kebijaksanaan keputusan apa yang terbaik bagi perusahaan.
        Harga pokok pesanan menunjukan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting harga pokok pesanan adalah pengumpulan biaya produksi yang digunakan oleh perusahaan yang mengelola produksinya secara pesanan.
        Oleh karena itu harga pokok pesanan hubungannya antara biaya dan volume sangat penting biaya menentukan harga jual yang dikehendaki, harga jual mempengaruhi volume penjualan.
        Harga pokok produksi merupakan perencanaan jangka panjang atau dalam dalam suatu periode akuntansi tertentu dengan berdasarkan biaya-biaya yang terjadi didalam perusahaan.      

3.    Pengarang : Betaria Hutajulu, 40299315

Kesimpulan sementara :
Penggunaan harga pokok produksi dengan metode full costing mempunyai peranan penting dalam keputusan manajemen untuk menentukan harga jual suatu produk. Tujuan yang ingin  dicapai penulis alam penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dan harga jual menurut perusahaan maupun menurut teori Akuntansi serta mengetahui pembebanan BOP dalam proses produksi.
            Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi lapangan dan studi pustaka dimana data dan keterangan yang diperoleh melalui wawancara langsung dngan pihak yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan serta dengan membaca buku-buku yang ada hubungannya dengan penulisan ilmiah.
            Perhitungan biaya pokok produksi dan penentuan harga jual baik menurut perusahaan maupun menurut teori Akuntansi biaya masih terdapat selisih. Hasil perhitungan yang dilakukan menurut hasil perusahaan lebih kecil dibandingkan dengan perhitungan menurut metode full costing. Oleh sebab itu sebaiknya perusahaan dalam menentukan biaya pokok produksi dan harga jual menggunakan metode full costing agar dalam perhitungan biaya produksi dan harga jual lebih tepat.

2.3  Hipotesis

Dari analisis ke tiga jurnal diatas dan dari hasil kesimpulan ke tiga peneliti tersebut dapat disimpulkan bahwa ke tiga analisis tersebut menggunakan metode full costing 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

jurnal bab 1


BAB 1

1.1.Latar belakang
Banyaknya perusahaan dan industri yang bergerak dalam bidang yang sama membuat suhu persaingan meningkat tinggi. Bagi suatu perusahaan, memperoleh laba adalah merupakan tujuan utama untuk kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan. Untuk memperoleh laba ada tiga faktor utama didalam perusahaan yang harus diperhatikan, yaitu jumlah barang yang harus diproduksi, biaya perunit untuk memproduksi dan harga jual perunit produk tersebut.Untuk mencapai laba yang optimal, salah satunya adalah memperhatikan faktor biaya yaitu diantaranya harga pokok penjualan diupayakan dapat ditekan seminimal mungkin. Harga pokok masih merupakan faktor yang penting dalam pertimbangan untuk menetapkan harga jual yang nantinya diharapkan untuk memperoleh laba.
Perusahaan perlu mengkalkulasikan biaya produksi sebagai dasar perhitungan harga pokok produksi. Dalam menentukan harga pokok produksi perusahaan dapat menggunakan dua metode yaitu full costing dan variabel costing. Pada metode full costing semua biaya-biaya produksi diperhitungkan baik yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap. Biaya-biaya produksi tersebut yaitu terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap sedangkan pada metode variabel costing biaya produksi yang diperhitungkan hanyalah yang bersifat variabel saja.
Berdasarkan dari data yang sudah disebutkan diatas dan dari ke tiga analisis jurnal yang telah saya dapat maka saya mengambil tema yaitu “perhitungan harga pokok produksi dan pesanan

1.2 perumusan masalah

Pada rumusan masalah dalam penulisan ini penulis akan membahas :
1.      Bagaimana perhitungan harga pokok pesanan pada ketiga analisis tersebut ?

1.3  tujuan

Untuk mengetahui besarnya harga pokok pesanan pada ketiga perusahaan tersebut .

1.4  kerangka pemikiran

Menurut penelitian yang telah saya amati dari ke tiga jurnal diatas, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Perusahaan perlu mengkalkulasikan biaya produksi sebagai dasar perhitungan harga pokok produksi. Dalam menentukan harga pokok produksi perusahaan dapat menggunakan dua metode yaitu full costing dan variabel costing. Pada metode full costing semua biaya-biaya produksi diperhitungkan baik yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap. Biaya-biaya produksi tersebut yaitu terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap sedangkan pada metode variabel costing biaya produksi yang diperhitungkan hanyalah yang bersifat variabel saja.
Dengan menentukan harga pokok produksi pesanan maka perusahaan dapat mengetahui biaya produksi yang akan dikeluarkan maka perusahaan dalam menentukan harga jual dari suatu pesanan sesuai dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tersebut.

2.      Masalah yang tak terlepas dari hal tersebut adalah masalah perhitungan harga pokok yang dijalankan oleh suatu perusahaan. Penentuan harga pokok juga berpengaruh pada harga jual. Karena itu perusahaan perlu mengetahui harga pokok produksi secara tepat, dengan demikian biaya-biaya yang tidak pada tempatnya dapat dengan mudah dikontrol dan dihindarkan, sehingga perusahaan tersebut dapat bekerja secara efisien dan efektif untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain yang memproduksi barang sejenis.

3.      Untuk memenuhi laba yang diharapkan oleh perusahaan tentunya sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dan laba diantaranya adalah: biaya produksi, jumlah atau kuantitas penjualan dan harga jual produk. Dari faktor tersebut,yang sangat penting dalam hal ini adalah biaya produksi.
Pengendalian  atas biaya produksi adalah  pengendalian biaya yang terdiri dari bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik yang dihitung dengan cara membandingkan biaya yang telah diterapkan dengan biaya yang sebenarnya.
Pengeluaran biaya yang sangat besar tentunya diharapkan akan menghasilkan pendapatan yang besar pula sehingga laba yang dihasilkan akan meningkat, tetapi hal ini  tidak lepas dari kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

latar belakang


Latar belakang masalah
Banyaknya perusahaan dan industri yang bergerak dalam bidang yang sama membuat suhu persaingan meningkat tinggi. Bagi suatu perusahaan, memperoleh laba adalah merupakan tujuan utama untuk kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan. Untuk memperoleh laba ada tiga faktor utama didalam perusahaan yang harus diperhatikan, yaitu jumlah barang yang harus diproduksi, biaya perunit untuk memproduksi dan harga jual perunit produk tersebut.Untuk mencapai laba yang optimal, salah satunya adalah memperhatikan faktor biaya yaitu diantaranya harga pokok penjualan diupayakan dapat ditekan seminimal mungkin. Harga pokok masih merupakan faktor yang penting dalam pertimbangan untuk menetapkan harga jual yang nantinya diharapkan untuk memperoleh laba.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

tema


Tema : dari ke tiga jurnal analisis di atas , saya mendapatkan tema perhitungan harga pokok produksi dan pesanan terhadapa barang .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

jurnal 3


Analisis 3
Tema : perhitungan harga pokok produksi dan pesanan
Pengarang : Betaria Hutajulu, 40299315
Judul: PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA   PT. ALPHA TUNGGAL SEJAHTERA

            Penggunaan harga pokok produksi dengan metode full costing mempunyai peranan penting dalam keputusan manajemen untuk menentukan harga jual suatu produk. Tujuan yang ingin  dicapai penulis alam penulisan ilmiah ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dan harga jual menurut perusahaan maupun menurut teori Akuntansi serta mengetahui pembebanan BOP dalam proses produksi.
            Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi lapangan dan studi pustaka dimana data dan keterangan yang diperoleh melalui wawancara langsung dngan pihak yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan serta dengan membaca buku-buku yang ada hubungannya dengan penulisan ilmiah.
            Perhitungan biaya pokok produksi dan penentuan harga jual baik menurut perusahaan maupun menurut teori Akuntansi biaya masih terdapat selisih. Hasil perhitungan yang dilakukan menurut hasil perusahaan lebih kecil dibandingkan dengan perhitungan menurut metode full costing. Oleh sebab itu sebaiknya perusahaan dalam menentukan biaya pokok produksi dan harga jual menggunakan metode full costing agar dalam perhitungan biaya produksi dan harga jual lebih tepat.


Daftar Pustaka ( 1992 – 1999 )
1.1.      Latar Belakang  Masalah
Dalam menjalankan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi tujuan utama dari perusahaan tersebut adalah mencari laba. Agar perusahaan dapat berkembang dan mempertahankan kelangsungan hidupnya, maka perusahaan berusaha untuk mendapatkan laba yang optimal dari setiap unit usaha yang dikerjakannya. Besar kecilnya laba yang dihasilkan merupakan ukuran kesuksesan perusahaan dalam mengelola sumber daya alam yang ada di perusahaan.
Untuk memenuhi laba yang diharapkan oleh perusahaan tentunya sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dan laba diantaranya adalah: biaya produksi, jumlah atau kuantitas penjualan dan harga jual produk. Dari faktor tersebut,yang sangat penting dalam hal ini adalah biaya produksi.
Pengendalian  atas biaya produksi adalah  pengendalian biaya yang terdiri dari bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, serta biaya overhead pabrik yang dihitung dengan cara membandingkan biaya yang telah diterapkan dengan biaya yang sebenarnya.
Pengeluaran biaya yang sangat besar tentunya diharapkan akan menghasilkan pendapatan yang besar pula sehingga laba yang dihasilkan akan meningkat, tetapi hal ini  tidak lepas dari kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Untuk mempertahankan usahanya PT. Alpha Tunggal Sejahtera perlu menetapkan harga jual yang sangat sesuai dengan dengan kualitas produk yang dihasilkan, serta sesuai dengan harga jual produk lain yang sejenis yang diproduksi oleh perusahaan lain. Dalam menentukan harga pokok jual perusahaan tidak menggunakan metode tertentu. Perusahaan masih menggunakan cara hitung yang bersifat tradisional. Harga jual sangat berkaitan dengan dengan kualitas produk, apabila harga jual yang ditetapkan oleh perusahaan tinggi, maka kualitas produk yang dihasilkan harus lebih baik, karena dengan kualitas yang baik akan mengakibatkan peningkatan omset penjualan. Dengan meningkatnya omset penjualan, maka pendapatan perusahaan juga akan meningkat, diharapkan perusahaan tersebut dapat mempertahankan kelangsungan hidup  perusahaannya.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis mengetengahkan bahasan mengenai “Perhitungan Harga Pokok Produksi Untuk Menentukan Harga Jual Pada PT. Alpha Tunggal Sejahtera”.

1.2.      Rumusan Masalah
Dari uraian diatas, maka penulis menentukan rumusan masalah mengenai bagaimanakah cara untuk  menetapkan harga pokok produksi dalam pembuatan cat minyak pada PT. Alpha Tunggal Sejatera. Berapakah harga jual per-unit dari produk cat tersebut, dan apakah cara yang sudah dilakukan sudah tepat.

1.3.      Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini, penulis akan membatasi masalah pada perhitungan harga pokok produksi melalui pendekatan full costing untuk menetapkan harga jual produk cat minyak  pada PT. Alpha tunggal Sejahtera dengan menggunakan metode Cost-plus Pricing pada tahun 2002.

1.4.      Tujuan Penulisan
Adapun Tujuan penulisan ini, yaitu :
1.      Untuk mengetahui cara penetapan harga pokok poduksi dalam proses pembuatan cat minyak.
2.      Untuk mengetahui harga jual per-unit dari produk cat minyak tersebut.
3.      Untuk mengetahui apakah cara perhitungan harga pokok produksi untuk menentukan harga jual pada PT. Alpha Tunggal Sejahtera  tersebut sudah tepat.



1.5.      Metode Penelitian

Studi Lapangan
a.      Observasi
Adalah proses pengumpulan data yang  diperoleh melalui pengamatan secara langsung pada perusahaan yang bersangkutan.
b.      Wawancara
Adalah proses pengumpulan data yang diperoleh melalui Tanya jawab atau wawancara secara langsung pada obyek yang akan diteliti yang berhubungan dengan penulisan ilmiah ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

jurnal 2


Analisis 2

Tema : perhitungan harga pokok produksi dan pesanan
Pengarang; Priska Peronika, 21299465
Judul : PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN PADA  BUTIQUE PURI COLLECTION DENGAN METODE FULL COSTING.


        Untuk mengambil harga pokok pesanan dan harga jual suatu perusahaan hendaklah terlebih dahulu merencanakan dengan matang untuk apa harga pokok pesanan tersebut. Sehingga diketahui kesempatan dimasa depan dengan kebijaksanaan keputusan apa yang terbaik bagi perusahaan.
        Harga pokok pesanan menunjukan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting harga pokok pesanan adalah pengumpulan biaya produksi yang digunakan oleh perusahaan yang mengelola produksinya secara pesanan.
        Oleh karena itu harga pokok pesanan hubungannya antara biaya dan volume sangat penting biaya menentukan harga jual yang dikehendaki, harga jual mempengaruhi volume penjualan.
        Harga pokok produksi merupakan perencanaan jangka panjang atau dalam dalam suatu periode akuntansi tertentu dengan berdasarkan biaya-biaya yang terjadi didalam perusahaan.      

Daftar pustaka ( 1990 – 1993 )

 

1.1 Latar Belakang Masalah

      Perusahaan adalah suatu badan usaha atau kumpulan dari organisasi produksi yang memproduksi suatu hasil yang berupa barang atau jasa yang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Telah kita ketahui bahwa  setiap perusahaan dari berbagai jenis mempunyai motif ekonomi yang sama yaitu berusaha mengeluarkan pengorbanan yang serendah-rendahnya dengan maksud untuk memperoleh laba yang setinggi-tingginya, untuk dapat meningkatkan secara efisien dan ekonomis. Dengan menjalankan perusahaan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan perusahaan. Perkembangan ekonomi yang cukup pesat mengakibatkan timbulnya persaingan dalam mempertahankan kondisi suatu perusahaan.Agar dapat bersaing perusahaan akan berusaha menghasilkan suatu produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik kuantitas maupun kualitas. Selain itu harga produkpun harus dapat dijangkau oleh daya beli masyarakat.

Masalah yang tak terlepas dari hal tersebut adalah masalah perhitungan harga pokok yang dijalankan oleh suatu perusahaan. Penentuan harga pokok juga berpengaruh pada harga jual. Karena itu perusahaan perlu mengetahui harga pokok produksi secara tepat, dengan demikian biaya-biaya yang tidak pada tempatnya dapat dengan mudah dikontrol dan dihindarkan, sehingga perusahaan tersebut dapat bekerja secara efisien dan efektif untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain yang memproduksi barang sejenis.

      Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dengan ini penulis memutuskan untuk mengambil judul penulisan
“PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PESANAN PADA BUTIQUE PURI COLLECTION DENGAN METODE FULL COSTING”.

      Penulis memilih perusahaan yang mengelola pakaian jadi sebagai obyek penelitian sebab dalam menetapkan harga pokok hasil produksinya mempunyai karakteristik tersendiri, yang pada gilirannya dapat ditentukan harga jual untuk setiap jenis pakaian.

1.2  Perumusan Masalah dan Batasan Masalah
      Pada rumusan masalah dalam penulisan ini penulis akan membahas :
1.      Berapa harga pokok produksi produk baju kerja pada BUTIQUE PURI COLLECTION ?
2.      Berapa harga jual praduk baju kerja agar menghasilkan laba yang telah dianggarkan oleh perusahaan ?
     Karena BUTIQUE PURI COLLECTION banyak memproduksi jenis-jenis pakaian jadi seperti busana muslim, baju kerja, baju anak-anak beserta perlengkapannya, maka untuk kepentingan penulisan ilmiah ini penulis membatasi :
1.      Hasil produksi yang dihasilkan adalah baju kerja.Pada contoh kasus yang akan diuraikan, pesanan 50 produk baju kerja adalah baju kerja yang sejenis, sehingga harga perunitnya sama.
2.      Data keuangan produk baju kerja yang digunakan yaitu tahun 2002.
3.      Menggunakan metode Full Costing.

1.3. Tujuan Penulisan
            Dari judul yang telah penulis ambil, maka tujuan dari  penulisan ilmiah ini adalah :
1.      Untuk mengetahui berapa harga pokok produksi produk baju kerja pada BUTIQUE PURI COLLECTION.
2.      Untuk mengetahui berapa harga jual produk baju kerja agar menghasilkan laba yang telah dianggarkan oleh perusahaan.



1.4. Metode Penulisan
                  Metode penulisan yang digunakan penulis dalam rangka untuk memperoleh data guna menyusun penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut :
Riset Lapangan
         Riset lapangan dilakukan untuk mendapatkan imformasi praktis berdasarkan kenyataan yang ada.Dimana penulis mengadakan penelitian langsung dalam  perusahaan.
                                                                                               
Riset Kepustakaan. 
        Dimana dalam  mendapatkan teori-teori yang mendasari penelitian, penulis membaca dan mempelajari buku-buku, catatan-catatan kuliah yang berhubungan dengan bidang yang dibahas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

jurnal 1


Jurnal 1
Tema : perhitungan harga pokok produksi dan pesanan
Pengarang : Etti Koesumawati 20200657
Judul : PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN PAKAIAN ANAK UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL PADA PERUSAHAAN KONVEKSI ATIK

            Pada penulisan ini diuraikan bahwa perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan melakukan perhitungan harga pokok pesanan untuk menentukan harga jual. Penulisan ini untuk mengetahui besarnya harga pokok produksi dan penentuan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan.                      Dalam penulisan ini, metode yang digunakan dalam perhitungan harga pokok pesanan adalah yang diterapkan oleh perusahaan yang selanjutnya akan dibandingkan dengan metode full costing dalam penentuan harga jual dan dari hasil perhitungan tersebut akan diketahui mana yang akan lebih menguntungkan dalam penentuan harga jual, sehingga akan diketahui laba yang akan diperoleh.
            Perusahaan sebaiknya menggunakan pendekatan full costing dalam penentuan harga pokok produksinya karena perhitungan harga pokok produksi pesanan dengan menggunkan metode full costing lebih akurat dibandingkan dengan metode harga pokok pesanan menurut perusahaan.

Daftar pustaka (1992-1999)  

1.1  Latar Belakang Masalah

Banyaknya perusahaan dan industri yang bergerak dalam bidang yang sama membuat suhu persaingan meningkat tinggi. Bagi suatu perusahaan, memperoleh laba adalah merupakan tujuan utama untuk kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan. Untuk memperoleh laba ada tiga faktor utama didalam perusahaan yang harus diperhatikan, yaitu jumlah barang yang harus diproduksi, biaya perunit untuk memproduksi dan harga jual perunit produk tersebut.Untuk mencapai laba yang optimal, salah satunya adalah memperhatikan faktor biaya yaitu diantaranya harga pokok penjualan diupayakan dapat ditekan seminimal mungkin. Harga pokok masih merupakan faktor yang penting dalam pertimbangan untuk menetapkan harga jual yang nantinya diharapkan untuk memperoleh laba.
Perusahaan perlu mengkalkulasikan biaya produksi sebagai dasar perhitungan harga pokok produksi. Dalam menentukan harga pokok produksi perusahaan dapat menggunakan dua metode yaitu full costing dan variabel costing. Pada metode full costing semua biaya-biaya produksi diperhitungkan baik yang bersifat variabel maupun yang bersifat tetap. Biaya-biaya produksi tersebut yaitu terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik baik yang bersifat variabel maupun tetap sedangkan pada metode variabel costing biaya produksi yang diperhitungkan hanyalah yang bersifat variabel saja.
Dengan menentukan harga pokok produksi pesanan maka perusahaan dapat mengetahui biaya produksi yang akan dikeluarkan maka perusahaan dalam menentukan harga jual dari suatu pesanan sesuai dengan biaya produksi yang telah dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tersebut. Dalam mendapatkan laba
 yang diinginkan oleh perusahaan dapat optimal karena harga jual yang dibebankan kepada pemesan ditentukan oleh besarnya biaya oroduksi yang dikeluarkan untuk memproduksi pesanan tersebut. Berdasarkan uraian diatas maka penulis memilih judul “PERHITUNGAN HARGA POKOK PESANAN PAKAIAN ANAK-ANAK UNTUK MENENTUKAN HARGA JUAL PADA PERUSAHAAN KONVEKSI ATIK”.

1.2  Rumusan Masalah

Masalah yang akan dibahas dalam penulisan ini adalah :
1.      Bagaimana perhitungan harga pokok pesanan produk baju anak-anak pada perusahaan konveksi Atik ?.
2.      Perbandingan perhitungan harga pokok pesanan yang diterapkan perusahaan dengan metode full costing dalam penentuan harga jual?.

1.3  Batasan Masalah

Dalam penulisan ini, penulis membatasi perhitungan harga pokok pesanan untuk baju anak perempuan berdasarkan pesanan pada bulan Januari 2003. Metode yang dipakai dalam perhitungan harga pokok pesanan adalah yang diterapkan diperusahaan selanjutnya dibandingkan dengan metode full costing.

1.4  Tujuan Penulisan

Berdasarkan uraian diatas, tujuan penulisan ini adalah :
1.      Untuk mengetahui besarnya harga pokok pesanan baju anak perempuan yang diterapkan oleh perusahaan konveksi Atik.
2.      Untuk membandingkan perhitungan harga pokok pesanan baju anak perempuan yang diterapkan oleh perusahaan konveksi Atik dengan metode full costing dalam penentuan harga jual pesanan.

1.5  Metode Penelitian

Dalam penelitian ilimiah ini data dikumpulkan dengan metode sebagai berikut :
1.      Library research (penelitian kepustakaan).
Pada metode ini data dikumpulkan dengan cara membaca dan mempelajari bahan kepustakaan yang ada, berupa buku-buku ilmiah, buku-buku wajib atau berbagai sumber bacaan yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas oleh penulis.
2.      Field research (penelitian lapangan), dengan cara :
·         Observasi : dilakukan denagan mengadakan tinjauan langsung ke         perusahaan.
·         Wawancara : dilakukan dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dengan pihak perusahaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS